Tarot Class

Mengapa harus memahami rangkaian gambar seluruh kartu?
Tarot adalah rangkaian kartu bergambar dengan system yang terstruktur di dalamnya. Kartu yang terbagi dalam beberapa kelompok ini memiliki perjalanan filosofi yang saling terkait satu sama lainnya. Susunan numerik yang ada di dalam kartu juga berpotensi memberikan wawasan interpretasi, selain dari simbolis dan postur figure yang ada di dalamnya.

Mengapa simbolisme sangat penting ketika belajar Tarot?
Simbolis menjadi Bahasa yang umum digunakan pada saat Tarot berkembang di zaman pertengahan di abad 14-15. Bahasa kode yang dipakai untuk memudahkan dalam mencerna sebuah maksud dan tujuan. Contohnya, Pedang (besi / logam / udara), kerap diartikan sebagai bentuk simbolis dari ketajaman intelektualitas, kejernihan perspektif dan pedang bermata tajam pada dua sisinya. Bunga Mawar dan Bunga Lili bersilang (Cross-Flower) adalah bentuk kesadaran individual berdasarkan pengalaman dan tantangan hidup yang dihadapinya dengan bijaksana.

Mengapa Tarot masih dianggap klenik?
Tarot menjadi klenik karena motivasi dan perilaku dari Reader-nya sendiri. Tidak terlepas di luar negeri sekali pun, trik-trik energi terkadang diperlukan bagi seorang Tarot Reader. Contohnya, Tarot Reader menggunakan bola kristal, batu-batu kristal, membakar dupa, dan lain sebagainya.

Mengapa harus menggunakan pola tebaran kartu?
Pola tebaran akan memberikan panduan kepada Tarot Reader di dalam pemaknaan interpretasi kartu-kartunya. Tebaran ini bisa saja saling terkoneksi satu ke lainnya untuk memberikan arti yang lebih mendalam dari sebuah situasi. Contohnya, Celtic Cross adalah tebaran umum yang menjadi “tebaran sakti” bagi Tarot Reader, dimana setiap posisi kartu akan memberikan arahan-arahan yang perlu dipertimbangkan oleh Klien.

Bagaimana cara “shuffle” kartu?
Bebas saja. Tarot Reader tentu memiliki cara mengocok atau mengacak kartunya masing-masing. Tidak ada pembatasan pada Teknik ini.

Dapatkah kita membaca Tarot untuk diri sendiri?
Tentu saja bisa! Namun, pastikan Tarot Reader-nya tidak memiliki ekspektasi apa pun pada outcome yang disarankan dari pembacaan kartunya. Karena bisa saja kartu-kartu tersebut muncul atas dasar desakan dari alam kesadaran yang mengarah kepada suatu keinginan Reader-nya sendiri.

Apakah pembacaan intuitif itu?
Pembacaan intuitif adalah metode membaca secara intuisi oleh Tarot Reader. Biasanya Tarot Reader memerlukan waktu hening sejenak agar bisa terkoneksi kepada intuisi kepekaan dari alam ketidaksadaran yang ingin muncul di alam kesadarannya. Sehingga, ketika kita sebagai klien melihat Tarot Reader sedang merenung atau diam sejenak, itu merupakan tanda dirinya yang ingin menghubungkan inderawinya ke dalam pembacaannya.

Apa perbedaannya antara pembacaan Tarot Cenayang (Psyche) & pembacaan Tarot Interpretasi?
Tarot Cenayang (Psyche), adalah Tarot Reader yang memaksimalkan potensi intuisinya ke dalam pembacaan kartunya, biasanya Reader cenayang ini mampu melihat ke masa lalu, masa kini dan masa depan Klien-nya dengan menggabungkan seluruh aspek dari kartu-kartu yang muncul di tebaran pembacaannya.

Tarot Interpretasi, adalah Tarot Reader yang menggunakan kata-kata kunci dan menerjemahkan makna simbolis yang muncul dari setiap kartu yang memberikan petunjuknya dan kemudian merangkainya menjadi sebuah narasi cerita dengan begitu banyak probabilitas yang bisa disampaikan berdasarkan kartu yang muncul pada tebarannya.

Usia berapa bisa mulai belajar Tarot?
Pada dasarnya Tarot bisa dipelajari oleh semua orang, namun sebaiknya orang-orang yang sudah mencapai usia remaja dewasa (young adults), atau minimal 17 tahun ke atas.